Selain digunakan untuk pelaksanaan tes, sistem CBT online yang saya kembangkan juga dilengkapi dengan beberapa menu pendukung lain seperti Materi, Latihan Soal, Info Nilai, serta Game Kompetisi.
- Menu Materi berfungsi sebagai pusat pembelajaran yang menyajikan materi pelajaran dalam bentuk teks, gambar, maupun media interaktif, sehingga peserta dapat mempelajari konsep sebelum mengerjakan soal.
- Menu Latihan Soal memungkinkan pengguna berlatih mengerjakan berbagai tipe pertanyaan dengan format yang mirip ujian sebenarnya, lengkap dengan umpan balik dan pembahasan untuk memperkuat pemahaman.
- Menu Info Nilai memberikan akses cepat dan transparan terhadap hasil evaluasi, sehingga peserta dapat memantau perkembangan kemampuan secara berkala. Sementara itu.
- Menu Game Kompetisi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan melalui tantangan berbasis permainan, leaderboard, serta mode kompetisi yang dapat meningkatkan motivasi belajar.
Aplikasi ini bersifat fleksibel karena dapat dijalankan secara localhost di komputer atau server internal, maupun dipublikasikan di hosting agar dapat diakses secara online. Penggunaan localhost sangat bermanfaat untuk kebutuhan pelatihan, ujicoba, atau lingkungan terbatas yang tidak membutuhkan akses internet, sehingga kinerja lebih cepat dan keamanan lebih terjaga karena sistem berjalan secara offline. Sementara itu, ketika aplikasi dipublikasikan di hosting, aksesibilitas menjadi jauh lebih luas—pengguna dapat mengakses sistem kapan saja dan dari mana saja, tanpa bergantung pada perangkat atau lokasi tertentu. Hal ini sangat menguntungkan bagi lembaga yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dan kolaborasi jarak jauh.
Memiliki domain dan hosting sendiri juga memberikan nilai tambah yang signifikan. Dengan biaya yang relatif tidak mahal, kita mendapatkan kendali penuh atas identitas digital, kapasitas penyimpanan, pengaturan server, hingga pengamanan data. Selain itu, penggunaan domain sendiri memberikan kesan profesional dan memudahkan pengguna dalam mengakses sistem. Semua investasi tersebut sepadan dengan kenyamanan operasional, stabilitas jangka panjang, serta kebebasan untuk mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan tanpa batasan dari penyedia platform lain.
Sewa domain dan hosting pribadi seharusnya tidak menjadi hambatan bagi guru yang telah menerima sertifikasi sebagai dasar pemberian tunjangan, karena biaya yang diperlukan relatif kecil dibandingkan dengan nilai amanah yang melekat pada tunjangan tersebut. Mengelola platform digital berbasis domain dan hosting sendiri dapat menjadi wujud nyata integritas, tanggung jawab moral, dan etika profesional seorang guru dalam memanfaatkan fasilitas yang diberikan negara. Tunjangan sertifikasi tidak semestinya hanya berakhir sebagai tambahan yang bersifat konsumtif, tetapi menjadi pendorong bagi guru untuk berinovasi, meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, dan menghadirkan manfaat langsung bagi peserta didik melalui pemanfaatan teknologi secara produktif. Dengan langkah ini, guru menunjukkan komitmen bahwa ia tidak hanya layak menerima tunjangan, tetapi juga mampu mengembalikannya dalam bentuk peningkatan mutu pendidikan yang dapat dirasakan oleh semua pihak..
Dengan memiliki dan mengelola sistem sendiri, guru menunjukkan bahwa ia mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, meningkatkan pelayanan pendidikan, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih modern kepada peserta didik. Langkah ini sekaligus memperkuat citra profesional guru sebagai agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, investasi kecil untuk domain dan hosting tidak hanya sepadan, tetapi menjadi bagian penting dari perjalanan profesional yang berorientasi pada kemajuan pendidikan.


